• +62-21 4204402
  • bswadaya@bsk.co.id

Pemkab Bojonegoro Apresiasi PIB

Pemkab Bojonegoro Apresiasi PIB

Pejabat Pemkab Bojonegoro kunjungi PIB (foto: situs resmi Pemkab. Bojonegoro)

Pejabat Pemkab Bojonegoro kunjungi PIB (foto: situs resmi Pemkab. Bojonegoro)

Asisten II Setyo Yuliono bersama sejumlah kepala SKPD memberikan apresiasi terhadap program Pusat Inkubator Bisnis (PIB), saat kunjungan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ke PIB di Desa Katur Kecamatan Gayam, Kamis (04/05), dilansir di situs resmi Pemkab. Bojonegoro.

Menurut Setyo Yuliono, melalui kegiatan ini Pemkab bisa menduplikasi program atau mengembangkannya di tempat lain. “Hari ini kita sinergikan embrio pengembangan ekonomi rakyat di Gayam dan wilayah lain di Kabupaten Bojonegoro,” ucapnya.

Dengan hadirnya semua kepala Dinas terkait di sini, tambah dia, diharapkan kunjungan dan diskusi tersebut bisa menghasilkan langkah konkret. “Makanya kita harus upayakan semua program ini berkelanjutan,” jelas mantan Camat Gayam ini.

Saat melakukan kunjungan, sejumlah pejabat yang mendampingi Asisten II antara lain Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Rombongan berkeliling mengunjungi budidaya jamur tiram di Desa Brabowan, pengembangan biogas di Desa Begadon, serta budidaya lele dan kroto di Desa Katur. Inisiatif ini diharapkan mensinergikan program yang telah dilaksanakan dengan program pemerintah.

Koordinator program PIB, Sigit Samin menjelaskan, PIB merupakan lembaga yang sudah lengkap dengan pengurusnya dan desain untuk berkelanjutan. Bina Swadaya pun telah melatih dan mendampingi para pengelola agar bisa mengembangkan PIB tidak hanya di Gayam tapi sampai tingkat nasional.

“Saat ini PIB sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan dan organisasi di luar Bojonegoro,” ujarnya. Selain itu, PIB telah membangun gedung untuk kantor, dengan harapan PIB bisa lebih profesional dan mandiri.

Septian Nugraha